29 May, 2005
Ini hari liburan yang cukup panjang buat sebagian orang, Memorial Day Week-end. Besok bank, kantor pos, kantor pemerintah dan sekolah diliburkan, sehingga sejak hari Jumat kemaren orang sudah merasakan "long week-end mood".
Gw bangun rada siang (hampir jam 9.00 am) soalnya hari ini harus closing. Begitu bangun kopi sudah tersedia di meja, dibuatin oleh suami tercinta. Kita langsung duduk di meja makan sambil menikmati kopi dan koran. Sylvi (my pretty kitty) juga ikutan nimbrung di salah satu kursi meja makan.
Habis baca koran gw langsung bikin planning untuk hari ini, yaitu harus cuci pakaian, potong rambut, mikirin makan apa nanti siang (menunya) dan harus siap-siap berangkat kerja nanti jam 4.00 pm. Sementara Jack bersihin dapur, gw cuci pakaian dan beresin tempat tidur dan rapihin kamar. Habis itu Jack langsung pikir ada baiknya kalau dia juga ikutan gunting rambut berhubung sudah rada gondrong untuk ukuran dia.
Kita langsung pergi mandi dan jalan kaki menuju Mercantile East Plaza. Kita pergi ke "Fantastic Sam" tempat gunting rambut keluarga yang hanya 5 menit jalan kaki dari rumah. Sampai disana sudah rame banget sehingga harus duduk ngantri di ruang tunggu. Untungnya mereka kerjanya cepat, nggak sampai nunggu 10 menit gw dapat giliran. Jack juga langsung dapat giliran. Yang gunting rambut gw namanya si Azi, orang Iran. Gw nggak pernah digunting sama dia sehingga harus benar-benar mendetail menjelaskan model yang gw inginkan. Dia langsung ngambil buku model dan tunjukkin gambar untuk mengkonfirmasi model keinginan gw, ternyata dia tanggap banget. Mulailah dia menggunting dan kerjanya cepat juga. Dia demen ngobrol dan kita ngobrol panjang lebar dan nggak terasa selesai sudah proses pemangkasan. Nggak kayak di Jakarta, kalo gunting rambut dapat pelayan hebat, dicuci kemudian dipijit-pijit dan setelah selesai gunting itu rambut dikasih tonik dan kemudian dipijit-pijit lagi dan di blow dry, bayarannya hanya Rp. 25,000 (hehehe, nggak sampe $3). Disini...... hahahaha, rambut nggak dicuci, hanya disemprot air doang, terus udahannya keluar salon kayak tikus kecebur, dan harus bayar $15 berikut tip sebesar $5. Well, beginilah kalau tinggal di Amrik..... hayo, para tean-teman sekalian yang selalu harus ke salon, pikir-pikirlah kalau mau hijrah kesini. Pelayanan yang total lengkap seperti yang kita dapatin di salon di Jakarta, paling sedikit kita harus keluar sekitar $60 -an. Mau marah nggak? Itu belum creambath...... nggak bakalan kalian bisa creambath di US, soalnya orang sini nggak kenal apa itu creambath? Wong gw kalau mau creambath di rumah, itu cream buat creambath nya harus diimport dari Jakarta. Gw haru minta dititipin sama kakak gw, kalau ada orang yang mau berangkat ke US dari Jakarta. Yah. beginilah nasib di negeri orang!
Pulang dari gunting rambut kita langsung berembuk sebentar, bikin planning untuk menu makan siang ini. Gw dan Jack sudah bosan banget makan makanan restoran, karena minggu-minggu kemaren kita berdua pada malas masak. Jadinya beli makanan terus dan sekarang rindu sama home made food. Langsung dalam kepala gw terlintas untuk makan chicken taco, karena kita punya banyak sisa ayam barbeque yang dibuat Jack kemaren dulu (itu lho yang gue bayangin kalau dimakan pake sambel terasi pasti lebih enak....). Jack langsung menyambut gembira usulan gw, soalnya memang dia juga suka taco, dan gampang untuk dia memasaknya. Kita langsung singgah di Pavillion (supermarket) dan belanja bahan-bahan untuk taco. Kita beli advokat, cheese, tomat, corn tortilla, bawang bombay, cilantro (heheheh, mama gw namain ini sayuran : daun kutu busuk, baunya kayak kutu busuk.... alias daun ketumbar), jeruk nipis, jalapeno (alias cabe hijau yang gendut, gede ukuran doang padahal nggak pedes). Lengkaplah sudah belanjaan kita. Langsung deh kita jalan pulang.
Sampai rumah Jack langsung mulai masak, sementara gw harus melipat itu cucian yang baru dikeluarin dari dryer, dan masukkin setumpuk cucian lainnya ke mesin cuci. Kemudian gw mandi (soalnya banyak banget itu rambut-rambut kecil sisa guntingan yang bikin leher jadi gatal). Habis mandi, hidangan sudah tersedia di atas meja....... sekali lagi disiapin oleh suami tercinta. Enaknya gw itu, kalau liburan bareng atau kalau di rumah berdua seperti ini, Jack lah yang suka bikin dan nyiapin semuanya. Tapi gw suka banget dengan teamwork seperti ini, terasa banget bahwa posisi kita benar-benar setingkat, nggak ada tuh yang dia lebih tinggi atau gw yang lebih rendah, tapinya masing-masing punya kewajiban dan tanggung jawab yang sama.
Habis makan seperti ini kok rasanya ngantuk ya? Ini saatnya gw istirahat sejenak selama lebih kurang 1.5 jam sebelum siap-siap berangkat kerja..... I love this Sunday, what a mellow day!
Gw bener-bener ketiduran di lantai depan tv. Gw bilang Jack untuk bangunin sekitar 1 jam lagi. Pas dibangunin, malah nawar sekitar 30 menit lagi dan gw pindah ke tempat tidur, ternyata memang jauh lebih nyaman. Tapinya apa daya, memang sudah musti bangun untuk siap-siap pergi kerja.
Sampai di coffeehouse kelihatan sepi dan adem ayem saja. Wah, ini permulaan yang bagus! Gw rasanya malas banget deh kalau harus mulai kerja saat sudah sore-sore. Lain sekali kalau kita mulai kerjanya pagi hari, rasanya energi sangat prima. Valerie (asisten gw) sempat ngobrol tentang pengalamannya dating dengan orang bank kemaren sore. Dia sangat kesengsem sama itu vowok, padahal sih kalau menurut gw kayaknya sih bakalan bertepuk sebelah tangan. Tapinya gw nggak bisa ngomong apa-apa, wong orang lagi jatuh cinta khan nggak bisa dibilangin apa-apa (pengalaman sih gw dulunya juga gitu tuh!!! hehehehe).
Operation di coffeehouse gw sangat lancar, semua customers kayaknya pada tahu diri malam ini dan mereka baik-baik saja nggak ada yang complaint. Oh ada kok satu yang complaint melalui telpon. Ibu-ibu yang datang sebelum gw datang, dia beli kopi dan minta kue yang cinnamon tapinya pas dibuka di rumah ternyata dikasih yang blueberry. Dia sama sekali nggak suka blueberry. Dia bilang nggak bisa balik ke coffeehouse karena dia itu cacat, harus pakai kursi roda. Langsung tuh gw tanya dimana rumahnya supaya bisa gw antar itu yang namanya cinnamon coffee cake ke rumahnya. Eh dia bilang nggak perlu segitu banget, hanya kalau bisa gw kasih"refund" duit dan dimasukkin ke kartu starbucks nya. Langsung gw kerjain semua yang dia inginkan dan dia puas banget sama service gw.
Pas closing, gw, Ryan dan Ashley kompak banget. Kita saling mengisi satu dengan yang lainnya dan teamwork kita benar-benar bagus. Kita keluar dari coffeehouse sangat tepat waktu. Langsung deh gw pulang rumah dan Jack udah nungguin. Kita sekarang nonton tv walaupun sudah lewat tengah malam.
What a wonderful Sunday.......
Happy Sunday!